Hibriditas Agraria Jawa dan Konflik Multi-Dimensional
Akhir abad 19 ke M adalah fase awal dari transisi dan kristalisasi struktur agraria Jawa. Pada masa itu, sistem agraria…
Akhir abad 19 ke M adalah fase awal dari transisi dan kristalisasi struktur agraria Jawa. Pada masa itu, sistem agraria…
Baca Selengkapnya →
Akhir abad 19 ke M adalah fase awal dari transisi dan kristalisasi struktur agraria Jawa. Pada masa itu, sistem agraria…
Jejak-jejak kesenian ludruk dapat ditelisik sejak periode pra-kolonial. Dalam lintasan sejarahnya ludruk bukan hanya kesenian rakyat, tetapi juga media perjuangan,…
Clifford Geertz masih menjadi tokoh sentral bagi penstudi Islam-Jawa. Dengan demikian, kajian Islam-Jawa tak pernah bisa lepas dari tokoh sentral…
Operasi anti-komunisme 1965-66 bukan sekedar gelombang kekerasan massal, tetapi juga ekspansi kapitalisme di pesisir selatan Jawa. Dengan meminjam kekuatan militer,…
Bagi perempuan Jawa, rewang merupakan komunitas untuk menegaskan otoritas diri dan mempengaruhi ruang publik. Kegiatan ini diselenggarakan berbarengan dengan slametan….
Saiful Mustofa bersama dua peneliti Institute for Javanese Islam Research (Seli Muna Ardiani & Khoirul Fata), dalam “Beyond Abangan-Santri: Majelis…
Pemerintah Orde Baru menjadikan Pancasila sebagai kiblat perkembangan budaya. Konsekuensinya, adat lokal diarahkan sejalan dengan ideologi negara. Ideologi ini dijadikan…
Dea Safira dalam “Membunuh Hantu-Hantu Patriarki” (2019), menuliskan bahwa semboyan Bhinneka yang kita terima saat ini ialah hasil yang disempurnakan…
Peringatan Sraddha Agung Sri Gayatri Rajapatni, kembali digelar keenam kalinya pada 2025. Seperti kebiasaan sebelumnya, Peringatan tersebut jatuh pada tanggal…
Agustus hampir genap. Itu di pertengahan tahun 1365 M, tepat dengan suryasengkala, Saptadwijarawi. Suatu proyek ambisius, merawat dan meruwat candi-candi…